Oleh Miftahuddin, MT16508293_219450385187425_8428538370366044768_n

Tak terasa tahun ini Bina Insan Mulia telah berusia 15 tahun, maka
marilah kita sebagai orang-orang yang diberikan kepercayaan oleh umat ini
dalam mengelola amanah terhadap para fuqara, harus meningkatkan
kualitas kita dalam interaksi sosial dan interaksi nilai.
Pertama, melalui interaksi sosial dengan melaksanakan amal salih
atau amal kebajikan, sesuai doktrin Al Quran, wa hal jazaaul ihsan illal
ihsan. Interaksi sosial harus efektif dan meninggalkan bekas pada orang
yang kita bantu, kita harus memberikan kail bukan ikannya. Berikan
pelatihan keterampilan kepada kaum dhuafa.
Kedua, interaksi nilai, yakni dengan melalui ta’lim-ta’lim,
pengajian dan sebagainya. Tarbiyah Islamiyah adalah sesuatu hal yang
tidak boleh ditinggalkan. Buatlah sistem mentoring yang mampu menarik
minat kaum muda.


Bagi kita, sesuai dengan hadits Rasulullah SAW, bahwa ;
membantu kaum dhuafa justru akan memberikan kita kekuatan ekonomi.
“Hal turzaquna wa tunsharuuna illa bi dhuafaikum” yang artinya Kalian
akan ditolong oleh Allah keluar dari kesulitan ekonomi, jika kalian
menolong kaum dhuafa diantara kalian. Jadi otomatis jika kita menolong
kaum yang lemah Allah yang akan menolong kelemahan kita.
Dalam meningkatkan kualitas kita sebagai badan Amil kitapun
dituntut dua hal yakni ; pertama, keteladanan diri, kita harus membuktikan
kepada masyarakat bahwa kita memang peduli kepada kaum dhuafa
dengan mengasihi fakir miskin dan menyayangi anak yatim disekeliling
lingkungan kita. Kedua, program yang digulirkan adalah program yang
tepat sasaran, pemberian santunan kepada yatim jangan hanya pada
momentum Ramadhan atau Muharram saja melainkan program santunan
yang berkesinambungan. Dan jangan lupa bahwa saudara-saudara kita
bukan hanya di dalam keluarga kita namun juga para tetangga dan
masyarakat sekitar adalah saudara kita maka bantulah mereka dengan apa
yang kita bisa.